Rapatkan Barisan, Poros Aktivis 98 Reformasi dan Kebudayaan, Dukung Khofifah - Emil di Pilgub Jatim

Kamis, 22 Februari 2018 01:31:59 - Posting by 21k - Dilihat 770 kali


Surabaya, Inderawaspada.com - Nampaknya pemilihan gubernur Jawa Timur mendorong para aktivis 98 yang saat ini tersebar di 16 Kabupaten / Kota di Jawa Timur memulai konsolidasinya. Para Aktivis ini sebagian besar bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat dan kebudayaan. 

Di sebuah plasa di kawasan Surabaya Utara,  beberapa diantara mereka terlihat berkumpul dan mendiskusikan arah dukungan yang sesuai dengan cita - cita reformasi 98. Terlihat didalam diskusi itu Wawan Hendriyanto,  Miftahul Huda,  Nashiruddin Al Madury,  Saudah, Edi Frente,  Budiayanto,  Roni Agustinus ( Malang Raya) dan beberapa yang lainnya. 

Wawan Hendriyanto yang juga Alumni Gerakan Mahasiswa FKMS dan Penggerak Arek Arek Pro Reformasi ( APR) 98 mengatakan alasan mengapa mendukung pasangan calon gubernur wakil gubernur no 1 Khofifah - Emil Dardak. " Kami memilih Khofifah,  karena kami melihat pada pasangan ini ada spirit 98 yang diperjuangkan,  diantaranya, Khofifah lebih terbuka menerima aspirasi masyarakat utamanya yang berkaitan dengan tegaknya konstitusi dan memperjuangkan kesejahteraan dan keadilan bagi rakyat," Ujarnya pada Inderawaspada.com, Rabu (21/2/2018).

Dalam hal arah pembangunan kebudayaan, Lanjut Wawan, road map pembangunan kebudayaan Jawa Timur lebih jelas dan terukur, sehingga keberhasilannya akan mudah dirasakan oleh masyarakat Jawa Timur.

"Seperti dalam hal membangun kebudayaan masyarakat yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, saling toleran dan menghargai," tambah aktifis yang biasa disapa Wawan Kemplo ini.

Selain itu komitmen Khofifah dalam pembangunan kualitas pendidikan

dan kesehatan juga lebih nampak arahnya,  misalkan komitmen Khofifah pada pendidikan pesantren, guru di pesantren, serta penuntasan kualitas belajar di Jawa Timur, dengan program taktis dan tuntas yang berada pada Nawa Bhakti 3 Jatim Cerdas dan Sehat program Tis Tas ( Gratis dan berkualitas dengan memperluas bantuan siswa miskin, bantuan biaya sekolah, dana insentif operasional akreditasi dan tunjangan kinerja bagi guru tidak tetap), Memperkuat basis desa sehat dengan program layanan kesehatan masyarakat pedesaan, dan memberikan akses pendidikan berbasis pesantren bagi anak petani, anak nelayan, anak buruh, anak yatim,  anak piatu dan anak yatim piatu. Serta untuk meningkatkan kualitas kesehatan pada tingkat provinsi, maka pasangan ini akan memperkuat RSU Propinsi di Madiun,  Madura dan Daerah Tapal Kuda. 

Alasan lain juga disampaikan oleh Edi Frente, bahwa dukungan kepada Khofifah karena program yang pernah dilakukan oleh Soekarwo yang sudah menghabiskan dana ratusan trilyunan jangan sampai hilang begitu saja. Ini harus dibangun politik santun dan negarawan,  yaitu menghormati hal hal yang sudah baik dan memperbaiki yang masih kurang. 

"Kami ingin memberi contoh bahwa berpolitik itu tidak harus meniadakan program sebelumnya,  berpolitik itu harus santun dan menghargai," pungkasnya. (Erik)

Tags : #jatim #jatim 2018 #pilgub #pilkada #pilkada jatim #pilkada jatim 2018


Berita Politik Lainnya
Baca Juga
Komentar Berita
Tuliskan Komentar Anda
Kode Keamanan
Tuliskan Komentar anda menggunakan Facebook